Cari Blog Ini

Indahnya Nama-Nama Allah Swt.

        Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Selamat pagi anak-anak soleh dan solehah, apa kabarnya ?
Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. aamiin.
Pada pertemuan kali ini kita akan belajar Pelajaran 3 tenyang Indahnya Nama-nama Allah Swt. Adapun kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan kita capai pada pertemuan kali ini adalah sebagai berikut : 
                                      Dokumentasi sendiri 
Silahkan anak-anak yang soleh dan solehah membaca dan mengamati gambar-gambar di bawah ini :
                                       Dokumentasi sendiri 
        Setelah anak-anak mengamati gambar di atas ibu harap anak-anak menulis dibuku tulis kalian apa saja yang telah kalian amati dari gambar di atas, bisa mengajak ayah, ibu, kakak dan temanmu untuk berdiskusi tentang gambar di atas.
Nah anak-anak sekarang kita akan mempelajari tentang Asmaul Husna. Telah kita pelajari pada kelas sebelumnya tentang Asmaul Husna yaitu Ar-Rahman, Ar-Rahim Al-Kholiq, As -Salam, Al -Quddus, dan lainnya. Pada materi kali ini kita akan mempelajari tentang As -Samad, Al- Muqtadir, Al- Muqaddim, dan Al - Baqi. Anak-anak bisa membaca materinya di bawah ini sebagai berikut :
                                          Dokumentasi sendiri 
        Nah anak-anak silahkan kalian baca dan biat rangkumannya agar kalian bisa mengingatnya dengan mudah. Jika kalian bosan untuk membaca materi di atas anak-anak bisa menonton video pembelajaran di bawah ini : https://www.youtube.com/watch?v=EoKHGOWDGHc


        Demikianlah anak-anak materi kita tentang Asmaul Husnah, jika ada yang belum jelas bisa kalian tanyakan langsung dengan ibu lewat WA. Kita akhiri materi kita kali ini dengan mengucapkan lafal Hamdalah " Alhamdulilahi robbil 'aalamiin". Wabillahi taufik walhidayah wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh. Sampai berjumpa di lain waktu. Salam Literasi !

Sepenggal cerita Aristotle Onassis

      Ilustrasi Mozaik Aristotle Onassis. tirto.id/Deadnauval  

        Ada sebuah cerita menarik tentang anak muda berumur 17 Tahun yang sangat miskin, namun mempunyai keyakinan besar bahwa ia akan menjadi orang sukses. Aristotle Onassis namanya, yang mungkin anda pernah mendengarnya. Saya coba ceritakan sedikit mengenai kisah suksesnya. Kisah ini saya ambil dari buku terlaris Tung Desem Waringin berjudul Financial Revolution.

        Meskipun sangat miskin, ketika masih muda, Aristotle Onassis sudah mempunyai impian yang besar untuk menjadi orang kaya. Ia selalu mencari beberapa peluang untuk dicobanya. Lalu, terfikirlah ia mencoba sebuah peluang besar, yaitu menemui seorang pengusaha tembakau yang sangat kaya raya di  Amerika.

        Dia mulai mencari tahu dimana rumah pedagang tembakau tersebut hingga ia mendapatkan alamatnya dan pergi kesana. Dia sangat ingin bertemu dengannya. Setiap hari dia menunggu di depan kantor rumah pedagang tembakau tersebut. Dan setiap kali pedagang tembakau tersebut membuka jendela, anak muda yang miskin tadi selalu melambai-lambaikan tangannya dengan sangat antusias. Pemuda miskin tersebut terus melakukan hal yang sama ketika pedagang tembakau itu membuka jendela.

        Melihat tingkah laku anak miskin tersebut, sang pedagang menjadi penasaran. Dia kemudian menyuruh salah satu pegawainya untuk memanggil pemuda miskin tersebut. Ketika ditanya oleh pedagang atas apa yang sering dilakukannya, anak muda itu menjawab, "Saya ingin sekali bisa sukses dan kaya raya seperti anada. Saya mempunyai niat besar, saya akan carikan tembakau yang lebih bagus dengan harga yang sangat murah. Anda tidak perlu membayarnya dahulu. Itulah maksud saya ingin bertemu dengan anda".

        Melihat antusiasme anak muda tersebut, akhirnya disetujuilah penawaran anak muda itu. Ditulislah surat penawaran kerja yang bertanda tanggan pengusaha itu untuk diperlihatkan pada orang yang akan diajak bekerja sama. Anak muda tersebut lalu pergi ke Brazil untuk menemui pedagang tembakau terbesar di sana dan diperlihatkan surat yang di bawanya itu kepada pedagang tembakau Brazil. Setelah dicek, ternyata benar surat itu berasal dari pedagang tembakau terbesar di Amerika. Dengan obrolan panjang lebar, akhirnya pedagang tembakau berazil menyetujuinya dan berani mengirimkan sampel tembakau dengan perjanjian kalau sampel tembakau ini diterima oleh pedagang tembakau di Amerika, dia akan mendapatkan beberapa persen dari keuntungannya.

        Singkat cerita, sampel yang dikirimkan ini disetujui oleh pedagang tembakau Amerika dan mereka akhirnya melakukan kerja sama bisnis. Anak muda yang miskin tadi juga mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Dengan keuntungan besar tersebut, ia akhirnya berhasil menjadi raja kapal yang sangat kaya.

        Cerita tersebut mengandung sebuah makna bahwa keyakinan yang kuat terhadap sesuatu hal akan mengantarkan seseorang meraih hal tersebut. Terbukti Aristotle Onassis dengan kenyakinannya yang kuat untuk menjadi orang kaya, akhirnya benar-benar berhasil menjadi orang kaya. Hal ini sama dengan kehidupan kita. Bila kita yakin pada hal-hal yang positif, maka kita akan mendapatkan hal positif itu. Sebaliknya, bila kita yakin pada hal yang negatif, maka kita akan mendapatkan hal yang negatif juga. Sekarang semua pilian ada ditangan anda.

        Demikianlah tulisan saya kali ini semoga bisa menjadi insfirasi buat yang membacanya, ambil sisi positifnya dan buang sisi negatifnya. Apabila ada kesalahan dan kekurangan silahkan beri masukan di kolom komentar ya ! Salam Literasihttps://rikariaschool.blogsport.com

Indahnya Nama-Nama Allah Swt.

         Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh . Selamat pagi anak-anak soleh dan solehah, apa kabarnya ? Semoga kita semua selal...